Majid Agung Malang Yang Cukup Megah

Thursday, April 2nd 2020. | Wisata

Satu lagi destinasi wisata buatan yang bersifat religius yang wajib dikunjungi saat kalian bertandang ke Kota Malang. Destinasi ini adalah wisata religi yang  berkaitan dengan simbol sejarah Islam di kota berjulukan kota apel ini.

Ini dia sebuah masjid besar yang terletak di Kota Malang, Indonesia. Masjid yang sering dikenal dengan nama Masjid Agung Jami Kota Malang. Masjid ini berbentuk bujur sangkar berstruktur yang sangat kuat atau sering disebut baja dengan atap tajug tumpang dua. Sampai saat ini, bangunan aslinya masih sangat dipertahankan.

Masjid Agung Jami’ Malang pada tempo dulu atau lebih tepatnya foto yang di ambil pada tahun 1948 memang terlihat sangat jauh berbeda dari sekarang. Mulai dari bangunan yang lebih kecil, sederhana dan tak tinggi dan megah sangat berbeda dengan sekarang. Masjid ini berlokasi tak jauh dari Alun-alun Kota Malang ini memiliki sejarah bagaimana bisa hingga menjadi bangunan megah seperti sekarang.

Dibangun pada tahun 890 M di atas tanah Goepernemen atau tanah negara yang luasnya sekitar 3.000 m2. Menurut prasasti yang ada, Masjid Agung Jami’ Kota Malang dibangun dalam keadaan dua tahap. Pada tahap yang pertama masjid ini mulai dibangun tahun 1890 M, dan sampai pada tahap kedua dimulai dari 15 Maret 1903, dan masjid ini selesai kisaran 6 bulan selesai pada 13 September 1903. Bangunan masjid ini di bangun dengan bentuk bujursangkar, dan berstrukturkan baja yang kokoh dan kuat dengan atap tajug tumpang dua yang indah dan sampai saat ini bangunan asli itu masih dipertahankan.

Kemudian namanya yang dulu bukan ‘Masjid Agung Jami’ Malang’ namun hanya dikenal sebagai ‘Masjid Jami’ Malang’. Namun karena masjid yang lama ini merupakan masjid besar dan utama yang berada di Kota Malang, menjadi institusi yang amat penting dalam kehidupan dan ibadah untuk pengunjung yang beragama Islam. Masih ada lagi, masjid ini merupakan mempunyai aura keagamaan dan memiliki makna strategis yang tinggi bagi umat Islam, tidak saja dalam masalah ritual keagamaan namun juga berkaitan dengan persoalan-persoalan kemasyarakatan, sosial dan budaya dalam arti luas. Dari hal-hal diatas yang akhirnya membuat masjid ini terkenal dengan keagungannya, hingga menjadi ‘Masjid Agung Jami’ Malang’.

Dari bentuknya, Masjid Agung Jami’ Malang yang mempunyai dua gaya berbeda arsitektur, yaitu arsitektur Jawa dan Arsitektur Arab. Gaya arsitektur Jawa terlihat dari bentuk atap masjid bangunannya lebih kearah budaya jawa yang berbentuk tajug. Sedangkan gaya arsitektur Arab terlihat dari segi bentuk kubahnya yang berada di atas menara masjid dan juga konstruksi lengkungan yang ada pada bidang-bidang bukaan pintu dan jendela. Jika ingin pergi ke Malang dengan mudah klik aja paket wisata malang 4 hari.

Bangunan Masjid agung ini di buat dari bahan empat sokoguru utama yang terbuat dari kayu jati mahal dan 20 tiang yang bentuknya dibuat mirip dengan 4 kolom itu, dibangun dengan tirakat dan keihlasan para pendirinya sambil mendekatkan diri kepada Allah SWT. Meski Takmir Masjid Agung Jami’ Malang melakukan renovasi terhadap bangunan masjid namun bangunan asli masjid tetap masih dilestarikan. sehingga akan ada beberapa bagian murni yang masih bisa kalian lihat dari Masjid Agung Jami’ Malang pada saat pertama kali ada. Kunjungi profil kami juga ya nahwatour.com.

Seluruh bangunan yang berada di sekitar Masjid Agung Jami’ Malang dimulai dari batas sucinya adalah wilayah yang sakral. Bahkan hal-hal tersebut meskipun masalah kecil namun disampaikan secara tersirat berdasarkan perbedaan ketinggian lantai yang terlihat sangat mencolok. Terdapat pada bagian lantai bangunan yang kurang lebih 105 cm dari permukaan tanah bangunan di sekitarnya. Atau di bagian mihrab (tempat imam) yang lebih sakral lagi karena peninggian lantainya. Bahkan hingga saat ini di belakang mihrab pun masih ada beberapa makam leluhur pendiri masjid agung ini.