Motif Batik Indonesia dan Filosofinya

Saturday, November 23rd 2019. | Fashion

Batik merupakan warisan budaya yang harus dilestarikan. Selain memiliki nilai visual yang indah, motif dari batik juga memiliki filosofi dan makna tersendiri. Oleh sebab itu, pada zaman dahulu ada beberapa batik yang hanya boleh digunakan oleh kalangan tertentu. Berikut ini adalah beberapa motif batik yang ada di Indonesia beserta maknanya

.

Berbagai Motif Batik di Indonesia

1. Motif batik sidoasih

Motif batik sidoasih sangat erat kaitannya dengan kasih sayang, khususnya dalam berumah tangga. Dalam berumah tangga seharusnya selalu dilandasi dengan rasa kasih sayang agar rumah tangga bisa tetap harmonis dan berumur panjang. Oleh karenanya, batik ini sering digunakan oleh pengantin wanita ketika dalam acara pernikahan.

2. Motif parang rusak

Motif batik parang rusak sarat akan filosofi yang luar biasa. Motif ini menggambarkan arti dari pertempuran antara manusia yang berusaha melawan kejahatan. Pertarungan ini tak lain tak bukan merupakan perang untuk mengendalikan diri sendiri dari perilaku buruk. Jika memenangkan pertandingan ini, manusia akan menjadi mulia dan bijaksana.

3. Motif tambal

Seperti namanya, motif batik tambal memiliki motif seperti sesuatu tambalan pada bagian yang telah rusak. Motif ini memiliki makna menambal sesuatu atau memperbaiki sesuatu. Dahulu, orang-orang mempercayai bahwa kain ini bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit. Untuk melakukannya, kain dengan motif ini diselimutkan kepada orang yang sedang sakit.

4. Motif batik cuwiri

Motif batik cuwiri memiliki bentuk 7 dengan ukuran kecil. Tak heran jika motif dari batik ini juga kecil-kecil. Untuk membuat motif ini, digunakan pewarna soga yang alami. Biasanya motif batik cuwiri digunakan dalam acara 7 bulan masa kehamilan.

5. Motif batik keraton

Seperti namanya, batik ini hanya boleh digunakan oleh para orang-orang keraton atau kerajaan. Pada awalnya, batik keraton dibuat oleh putri keraton dan juga ahli batik yang ada di keraton. Motif ini merupakan awal mula dari berbagai batik yang ada di Indonesia. Namun, seiring perkembangan

waktu, batik ini mulai boleh digunakan oleh semua orang.

6. Motif batik loreng

Motif batik loreng mempunyai desain berupa baris diagonal seperti motif parang. Pola motif batik loreng hanya berupa garis diagonal yang sempit dengan isian pola-pola kecil. Pada zaman dahulu, motif batik ini hanya boleh dipakai oleh orang-orang tertentu saja seperti keluarga kerajaan.

7. Motif batik semen

Motif batik semen terinspirasi dari keadaan alam dan lingkungan. Hal ini terlihat jelas dari pola gambarnya yang menyerupai gunung, daun, dan benda-benda lain yang berhubungan dengan alam. Motif ini sangat umum digunakan untuk acara-acara yang bersifat umum, berbeda dari banyak motif batik yang hanya boleh digunakan oleh kalangan tertentu saja.

Itulah beberapa motif batik beserta filosofinya. Sebenarnya masih ada banyak sekali motif batik yang lainnya dengan filosofinya masing-masing. Namun, motif batik di atas adalah beberapa motif yang paling sering ditemui dan memiliki nilai spesial.