Penyandang Asperger Yang Jago Menghafal Bagian 2

Wednesday, July 10th 2019. | Parenting

DIDETEKSI ASPERGER

“Melihat perkembangan Mirza, datuk dan eyangnya juga mulai curiga. Mirza pun kami bawa ke sebuah klinik anak. Mirza terdeteksi sebagai anak asperger. Meski Mirza mengalami speech delay, ia tidak menghindari kontak mata dan sangat ramah pada orang lain. Dia sangat ingin tahu. Ciri asperger yang kuat pada Mirza adalah cara berbicaranya yang sangat formal dan detail step by step. Saat dia diajak bertemu dengan teman-teman saya dan suami di kafe, misalnya, dia akan memperkenalkan diri dengan formal, ‘Halo semua, nama saya Mirza.

Ini Bunda Rika dan Ayah Radit.’ Setelah itu dia akan mendengarkan seluruh teman kami menyebut namanya dan dia menyalaminya satu per satu. Atau saat saya akan membuat ayam goreng kesukaannya, Mirza akan berbicara, ‘Bunda sekarang jadi koki ya. Ambil ayamnya, cuci kemudian jangan lupa kasih jeruk nipis. Setelah itu ambil telur ya untuk ayamnya. Terakhir kasih tepung dan goreng hingga warnanya cokelat keemasan.’

MIrza sangat loyal pada brand tertentu. Terkadang dia tidak mau makan roti bila bukan merek itu atau margarinnya bukan merek yang biasa ia pakai. Dia sangat hafal dengan rasanya.” Dokter-dokter yang kami temui menyarankan, ayah Mirza harus menjadi mentor. Artinya Mirza harus belajar mimicking atau meniru dari ayahnya.

Ini berarti perubahan besar terhadap komitmen rumah tangga, dimana ayah harus memiliki jam kerja yang sangat fleksibel agar bisa memiliki porsi besar terhadap kebersamaannya dengan Mirza. Saya bersyukur mendapatkan pasangan hidup yang mau menggantikan fungsi ‘ibu’ pada Mirza. Semua kegiatan, mulai mandi, berpakaian, ke sekolah, ke tempat kursus seminggu, salat, bermain, makan, seluruhnya dilakukan oleh suami saya. Dia aktif berkomunikasi dengan tiap guru les dan sekolah. Juga menjadi satu-satunya ayah di group BBM/WA kelas.

Perkembangan anak dari sekolah dasar sampai ke bangku kuliah merupakan tanggung jawab orangtua. Memasuki perguruan tinggi tidaklah mudah karena terdapat tes masuk yang tidak semua anak bisa mengerjakan dengan baik. untuk itulah memberikan anak tambahan pelatihan di kursus pelatihan tes masuk universitas luar negeri adalah pilihan tepat sehingga anak memiliki bekal dalam menjawab semua pertanyaan dari tes masuk tersebut.